PT VMS dan Warga Desa Margakaya Jalin Kesepakatan Damai Terkait Penanganan Dampak Lingkungan

0
PT VMS dan Warga Desa Margakaya Jalin Kesepakatan Damai Terkait Penanganan Dampak Lingkungan

Faktasebelas.com - Upaya penyelesaian permasalahan dampak kegiatan Pembuangan Sedimentasi oleh PT Visindo Maju Sejahtera (VMS) di Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, berlangsung secara dialogis dan konstruktif melalui forum mediasi yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) di Kantor Desa Margakaya.

Mediasi tersebut menghadirkan sejumlah pihak terkait, di antaranya Aris Susanto selaku pimpinan PT VMS, BUDI G sebagai pemilik lahan akses pembuangan, Midan selaku pelaksana proyek, Galingging sebagai warga terdampak, serta Firman yang turut menyampaikan aspirasi keluarga terdampak.

Dalam forum tersebut, terungkap bahwa kegiatan pembuangan Sedimentasi untuk Penanggulangan Banjir yang kerap terjadi pada aliran Sungai Kalikalapa desa wadas, pada awalnya dilaksanakan melalui koordinasi dengan pemerintah desa serta lingkungan setempat. Tahapan pekerjaan diawali dengan persiapan teknis, termasuk penguatan tanggul serta pengaturan alur pembuangan air.

Namun dalam pelaksanaannya, diakui terdapat sejumlah kendala di lapangan, khususnya pada tahap pekerjaan persiapan. Pimpinan PT VMS, Aris Susanto, menjelaskan bahwa saat tim akan melakukan pembuatan sekaligus penguatan tanggul, terdapat keberatan dari salah satu pihak keluarga bapak Galingging, Sehingga berefek pada tidak kuatnya tanggul pengaman, yang menyebabkan  jebolnya tanggul Penahan Sedimentasi.

Aris menambahkan, kondisi tersebut sebagaimana disampaikan oleh tim pelaksana di lapangan, sehingga berdampak pada tidak optimalnya proses awal pembuatan tanggul pengaman.

“Hal ini menjadi bagian dari dinamika di lapangan yang perlu disikapi secara bijak. Kami menjadikannya sebagai bahan evaluasi bersama, khususnya dalam memperkuat komunikasi dan koordinasi ke depan,” tambahnya.

Kondisi tersebut kemudian berdampak saat terjadi hujan dengan intensitas cukup tinggi, yang menyebabkan luapan air hujan  masuk ke area rumah bapa galingging. Beberapa kerusakan pun sudah diinventarisir oleh keluarga terdampak bapak galingging untuk selanjutnya dimusyawarahkan dengan Pihak PT. VMS.

Menanggapi hal tersebut, Aris Susanto secara tegas menyatakan komitmen penuh perusahaan untuk bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan. Ia menegaskan bahwa langkah-langkah perbaikan telah dan sedang dilakukan secara bertahap, salah satunya Pihak VMS telah menyerahkan dana kerohiman pada menjelang idul fitri dan menghibahkan SUMUR BOR Satelit kepada keluarga terdampak, adapun yang sedang berjalan adalah kegiatan penanganan saluran  pembuangan air hujan yang bersebelahan dengan perbatasan saudara bapak galingging. 

“PT VMS tidak lepas tangan. Kami telah memberikan kompensasi kepada warga terdampak, baik dalam bentuk bantuan finansial, pembangunan fasilitas satelit pengeboran air, maupun perbaikan infrastruktur seperti  normalisasi saluran air yang saat ini masih dalam proses penyempurnaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa evaluasi teknis juga telah dilakukan secara menyeluruh guna memastikan kejadian serupa tidak terulang. Perusahaan kini memaksimalkan penguatan tanggul, memperbaiki sistem drainase, serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh pihak terkait.

Dalam mediasi tersebut, keluarga terdampak juga menyampaikan harapan agar seluruh proses perbaikan benar-benar diselesaikan secara tuntas dan memberikan jaminan keamanan bagi lingkungan sekitar. Aspirasi tersebut diterima dengan baik oleh pihak perusahaan.

Suasana mediasi berlangsung terbuka dan penuh semangat musyawarah. Seluruh pihak sepakat bahwa penyelesaian masalah harus mengedepankan tanggung jawab, transparansi, serta kepentingan bersama.

Pemerintah desa pun mengapresiasi itikad baik PT VMS yang menunjukkan komitmen nyata dalam menyelesaikan persoalan, sekaligus berharap sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjaga ke depan.

Dengan adanya mediasi ini, diharapkan tercipta titik temu yang tidak hanya menyelesaikan persoalan yang ada, tetapi juga menjadi pembelajaran bersama tentang pentingnya perencanaan matang, komunikasi yang efektif, serta tanggung jawab sosial dalam setiap kegiatan pembangunan.

Langkah perbaikan yang kini tengah dimaksimalkan menjadi bukti bahwa kegiatan penanganan dampak dari proyek tidak hanya berorientasi pada hasil fisik, tetapi juga pada kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. (Red)

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !