![]() |
|
Faktasebelas.com - Komitmen TNI dalam mendukung percepatan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan melalui proyek strategis pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III dan IV.
Berlokasi di Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari, progres pembangunan jembatan gantung ini mulai menunjukkan perkembangan signifikan sejak dimulainya pengerjaan pada awal April lalu.
Pasiter Kodim 0604/Karawang, Kapten Inf Kihajar, menyampaikan bahwa proyek ini difokuskan pada dua titik krusial di aliran Sungai Ciherang yang menjadi jalur nadi utama bagi ratusan kepala keluarga.
Pada lokasi pertama, jembatan sepanjang 90 meter tengah dibangun untuk menghubungkan Desa Kalijati (Kecamatan Jatisari) dengan Desa Kamurang (Kecamatan Tirtamulya).
Kehadiran infrastruktur ini diproyeksikan akan melayani mobilitas sekitar 450 KK atau 700 jiwa yang selama ini mengandalkan akses terbatas untuk aktivitas ekonomi dan sosial.
Sementara itu, pada lokasi kedua yang terletak di Dusun Krajan 1, Desa Kalijati, progres pembangunan jembatan sepanjang 70 meter telah mencapai angka 12%.
Jembatan ini nantinya akan menghubungkan Dusun Krajan I dan Dusun Krajan II, sekaligus mempermudah akses bagi sedikitnya 350 KK warga setempat.
"Pembangunan ini bukan sekadar fisik bangunan, tapi tentang bagaimana kita menghadirkan negara di tengah masyarakat untuk mempermudah akses pendidikan, ekonomi, dan kesehatan," ujar Kapten Kihajar dalam keterangannya.
Keberhasilan progres awal ini tidak lepas dari kolaborasi solid di lapangan. Sebanyak 8 personel TNI bahu-membahu bersama tim teknis dan didukung penuh oleh 12 warga lokal yang secara sukarela terlibat dalam proses pembangunan.
Meski pengerjaan baru memasuki tahap awal seperti pembersihan dan mobilisasi material, semangat gotong royong antara prajurit Kodim 0604/Karawang dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penyelesaian target sesuai waktu yang ditentukan. (Red)

