Tradisi 10 Muharram di Ponpes Baabul Khoir, dari Santunan Hingga Berebut Gunungan

0
Agenda Tahuan Ponpes Baabul Khoir santunan anak yatim piatu dan Dhuafa.

Faktasebelas.com - 10 Asyuro dan Idul Yatama (hari raya anak-anak yatim) yang bertepatan dengan tanggal 10 Muharram (Asyura) sebenarnya bukan hari raya sebagaimana hari raya Idul fitri atau Idul Adha. 

Istilah Idul Yatama hanya sebagai ungkapan kegembiraan bagi anak-anak yatim. Karena pada tanggal tersebut, banyak orang yang memberikan perhatian dan santunan kepada mereka.

Terbukti di malam Asyura 1445 H, Ponpes Baabul Khoir bersama warga Lingkungan Tanjung, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, Karawang dan para pengurus mushola setempat menggelar santunan anak yatim piatu dan Dhuafa di Ponpes Baabul Khoir.

Hal tersebut tentu saja dalam rangka rangkaian agenda tahunan yang diselenggarakan Ponpes Baabul Khoir dengan tema," Mari Jadikan 10 Muharram Sebagai Awal Kebangkitan Peduli Terhadap Anak Yatim Piatu".

"Kegiatan malam ini kita satupadukan dengan beberapa rangkaian yaitu pengumuman juara lomba gema muharram, istigootsah, santunan yatim dan dhuafa di malam Assyura," ucap Acu Syamsuri pimpinan Umum Ponpes Baabul Khoir, Kamis malam (27/7/23).

Lebih lanjut Acu Syamsuri yang juga Alumni Ponpes Miftahul Huda  menyampaikan kegiatan rutin diselenggarakan setiap tahun saat malam Asyura di bulan Muharram.

"Kegiatan tahunan ini mempunyai misi besar yaitu menggerakkan umat untuk peduli dengan sesama khususnya anak yatim," ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh donatur, warga dan Alumni Ponpes Baabul Khoir untuk tetap istiqomah mendukung program yang mulia tersebut. 

 "Semoga berkat kegiatan yang mulia ini Pondok Pesantren Baabul Khoir senantiasa mendapatkan keberkahannya, tentunya mampu mengembangkan kelembagaan melalui dunia pendidikan yang berbasis pesantren," jelasnya.

Sementara itu, Toto Ketua Panitia Gebyar Muharram menyampaikan, bahwa pada malam 10 Muharram tahun 2023 ini, Ponpes Baabul Khoir menyantuni 90 anak yatim dan dhuafa.

"Ini agenda rutin tiap tahun Ponpes Baabul Khoir, penggalangan dana merupakan sumbangan dari masyarakat," kata Toto.

Toto menuturkan, untuk anak yatim piatu yang mendapat santunan yakni berusia 13 tahun ke bawah.

"Anak yatim piatu yang mendapat santunan itu merupakan masyarakat kelurahan Plawad, harapannya tahun depan Insya Allah  bisa banyak lagi menyantuni anak yatim piatu dan shuafa," tuturnya. 

Selain santunan anak yatim piatu dan Dhuafa, diagenda rutin 10 Muharram Ponpes Baabul Khoir juga ada tradisi yang disebut "Parebut Gunungan (Berebut Gunungan)" yang mana masyarakat berebut sayur-sayuran serta buah-buahan yang terdapat di gugunungan tersebut.

"Gunungan tersebut merupakan hasil   bumi dan bentuk rasa syukur, semoga dengan acara ini kita dapat keberkahan," pungkasnya. (Roh/A)

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !