| Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Palumbonsari saat dikediaman Munirah |
Fakta11.com - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, Karawang, Jawa Barat, Serka M Dahlan merasa iba kepada Giri Rahayu (14), anak dari Siti Halimah alias Munirah yang menjadi TKI selama 12 tahun diduga mendapat bullying dari lingkungan sekitarnya.
"Untuk hal yang terjadi di RW 05 ini RT 03 sini ada anak yang ditinggalkan orang tuanya selama kurang lebih 12 tahun yang ditinggal ke arab saudi," kata Dahlan, Kamis (9/12/2021).
Ia mengungkapkan, saat ini posisi sang anak mengalami sedikit psikis diduga akibat tekanan bullying dilingkungan sekitarnya.
"Sekarang posisi anak mengalami psikis sedikit kejiwaannya kurang seperti anak yang biasanya merasa tertekan dengan beban yang ada dilingkungan sini ada kayaknya ada yang mengolok dan membully," ujarnya.
Ia juga mengatakan, langkah kedepannya bersama aparat setempat akan bekerja sama, tidak adalagi tetangga sini yang membuly atau membuat anak ketakutan serta tidak mau ketemu sama orang yang tidak dikenalinya hingga anak tidak mau sekolah atau yang lainnya.
"Karena itu ini harapan kita semuanya supaya anak itu jadi normal kembali dan bergembira lagi mungkin, bisa bersekolah dan bisa bermain seperti biasanya," pungkasnya.
Sementara, Bhabinkamtibmas Kelurahan Palumbonsari, Bripka Tito menjelaskan dampak buruk dari aksi bullying atau kekerasan verbal terhadap anak- anak. Korbannya bisa saja menjadi trauma dan bisa berdampak pada kelanjutan pendidiknnya.
“Saya tekankan agar tidak ada bullying di wilayah Palumbonsari, bisa terus menjaga persahabatannya, dan jangan coba untuk melakukan aksi bullying,"kata Tito.
Bripka Tito Rama juga menjelaskan dan memberikan pengertian dari Bullying. Bullying adalah tindakan menyakiti atau melakukan kekerasan secara fisik dan secara verbal atau menghina, kepada korbannya. (Red)
