Ringankan Beban Masyarakat Terdampak Covid-19 di Karawang, 2.000 Paket Sembako Kembali Disalurkan

0
Bhakti sosial peduli warga terdampak covid-19 di wilayah Kabupaten Karawang

Fakta11.com - Dalam membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu karena  terdampak Covid-19 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Pangdam III Siliwangi Mayor Jenderal TNI Agus Subiyanto S.E., M.SI melepas langsung Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga. Kamis (16/9/21).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dari TNI-Polri serta Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang yang bekerja sama dengan PT. HM Sampoerna. 

Dengan didampingi Bupati Karawang Hj Cellica Nurrachadiana, Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo M.,M,Sc dan Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono. Paket sembako disalurkan ke beberapa wilayah di Kabupaten Karawang.



Total paket sembako yang disalurkan kepada warga Karawang yakni sebanyak 2.000 paket sembako. Selain membagikan paket sembako dalam kesempatan tersebut Pangdam III/Siliwangi memberikan 1.000 dosis vaksin.

Usai melepas Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Pangdam III/Siliwangi beserta rombongan meninjau Dusun Tanjungsari yang berada di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, yang mana dusun tersebut merupakan dusun terisolir.

Pangdam III/Siliwangi menyampaikan, bersama pemerintah kabupaten Karawang memberikan bantuan kepada 100 masyarakat dusun Tanjungsari yang ada di Karawang yang terisolir dan melaksanakan vaksinasi masyarakat yang terisolir.

Penyerahan kendaraan roda empat oleh Pangdam II/Siliwangi

Selain melaksanakan vaksinasi dan bhakti sosial TNI - Polri bersama pemda Karawang, Pangdam III Siliwangi juga memberikan kendaraan roda tiga untuk membantu dan mempermudah kebutuhan masyarakat dalam mengevakuasi karena diketahui untuk menempuh jarak ke tempat terisolir itu mencapai 30 menit dan tidak bisa menggunakan Kendaraan Roda empat.

"Kita memberikan kendaraan untuk mendukung evakuasi kegiatan kesehatan bagi masyarakat,  karena di sini tidak bisa menggunakan mobil roda empat, sehingga apabila masyarakat yang sakit atau melahirkan bisa dilaksanakan dengan mudah untuk dievakuasi ke kota dengan menggunakan kendaraan roda tiga,"pungkasnya. (Ade)

Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !