Tolak Penggusuran, Warga Bantaran Kali Kalapa Ngadu ke DPRD Kabupaten Karawang

0
Foto : H. Endang Sodikin Angota DPRD Kabupaten Karawang

Fakta11.com - Puluhan  warga di Bantaran Sungai Kali Kalapa Desa Wadas, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang didampingi Kuasa Hukumnya mendatangi Kantor DPRD  Karawang.


Kedatangannya guna melaporkan gugatan terkait penggusuran rumah dan bangunan tempat usaha, serta Lumbung  Teater yang berada di lokasi wilayah Bantaran Cikali Kalapa, Desa Wadas.

Aksi warga Bantaran Kali Kalapa diterima Komisi lll Partai Gerindra DPRD Kabupaten Karawang H. Endang Sodiqin  bersama pihak dinas PUPR,  PJT dan Dinas OPD terkait.

Menurut H. Endang Sodiqin, berbagai pihak sudah diberikan hak untuk bicara, termasuk juga perwakilan dari masyarakat Desa Wadas, Lumbung Teater dan perwakilan para pedagang serta Kepala Desa Wadas.

"Termasuk Pihak PJT, cuma dari pihak BBWS dengan Dinas DLHK tidak hadir,"ucap Endang, Selasa (8/6/21).

Endang pun menyampaikan, pada intinya normalisasi ini sangat bermanfaat buat masyarakat desa Wadas dan sekitarnya.

"Biasanya ketika hujan turun 2 sampai 3 jam biasanya banjir dan setelah normalisasi sekarang tidak banjir lagi , tetapi ada masalah baru diantaranya adanya aktifitas masyarakat di bantaran Kali Kalapa yang kena gusur,"jelas Endang. 

"Mudah - mudahan ke depan sebagaimana yang telah disampaikan Asda 2 bahwa kita akan kaji lagi kembali solusi yang terbaik, mudah - mudahan Relokasi akan menjadi Win-win Solusion buat masalah ini,"harapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Warga Bantaran Kalikalapa, Hendro Supriyatna ,SH,MH, bahwa hasil dari mediasi tersebut Deplog.

"Tapi akan dibahas kembali sehingga tidak ada yang saling dirugikan,"ucap Hendro.

Hendro pun menambahkan, bahwa pihaknya jelas setuju dengan Normalisasi. Perlu diketahui dan dijelaskan kalau ada pembongkaran itu harus berdasarkan putusan pengadilan bukan berdasarkan kesewenang - wenangan.

"Yang kami paling tegaskan bahwa banjir itu bukan di sebabkan oleh kami, tapi oleh kawasan yang semena - mena tanpa ijin yang jelas membuang air ke Kali Kalapa,"jelas Hendro. (red) 
Tags

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !