Faktasebelas.com – Penanganan banjir tahunan di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.
Staf Ahli BNPB, Mayjen TNI Sun Suripto, S.I.P., M.Si., melakukan kunjungan kerja langsung ke titik koordinat bencana pada Selasa sore (23/2/2026).
Kedatangan rombongan BNPB di Posko Banjir Desa Karangligar disambut oleh jajaran Kodim 0604/Karawang yang diwakili Kasdim Mayor Inf Saeful Husna, Danramil 0411/Telukjambe Kapten Inf Joko Siswoyo, BPBD Karawang, serta unsur Muspika setempat.
Dalam diskusi intensif yang berlangsung di posko, tim BNPB bersama pemerintah daerah merumuskan sejumlah konsep penanganan banjir yang komprehensif.
Tidak hanya sekadar penanganan darurat, fokus utama diarahkan pada solusi permanen guna memutus rantai banjir di wilayah tersebut.
Upaya penanganan banjir di Karangligar kini difokuskan pada percepatan pembangunan mesin pompa dan 25 unit rumah panggung, yang dibarengi dengan rencana normalisasi Sungai Cidarwolong serta wacana relokasi pemukiman warga ke area yang lebih aman
Mayjen TNI Sun Suripto menekankan pentingnya penanganan dari hulu ke hilir. Selain pembuatan sodetan di ujung Sungai Citarum, BNPB juga mendorong percepatan pembangunan Bendungan Cikuray di Cariu, Bogor, serta rencana bendungan di hulu Sungai Cibeet.
"Penanganan banjir di Karangligar memerlukan integrasi dari berbagai sektor. Kita tidak hanya bicara soal bantuan saat air naik, tapi bagaimana rekayasa infrastruktur di hulu dan hilir bisa meminimalisir dampak secara permanen," ungkap tim BNPB dalam sesi diskusi.
Menutup kunjungan tersebut, rombongan BNPB memberikan bantuan secara simbolis kepada warga terdampak sebagai bentuk dukungan moril dan material.
Danramil 0411/Telukjambe, Kapten Inf Joko Siswoyo, memastikan situasi selama kunjungan berlangsung aman dan kondusif.
"Setelah meninjau Karangligar, rombongan langsung bergegas menuju wilayah Cilamaya untuk memantau titik banjir lainnya. Kami dari unsur TNI di kewilayahan akan terus bersinergi dengan BPBD dan BNPB untuk memastikan keselamatan warga," ujar Kapten Inf Joko Siswoyo.
Kegiatan berakhir dengan komitmen kuat dari pusat dan daerah untuk segera merealisasikan konsep penanganan yang telah disusun. (Team11)

