Oknum Anggota Pemuda Pancasila Karawang Yang Lakukan Penganiayaan Diringkus Polisi

0

 

Faktasebelas.com - Polres Karawang berhasil meringkus pelaku pengeroyokan terhadap oknum Anggota Ormas Pemuda Pancasila di Kecamatan Purwasari beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, sebuah insiden kekerasan yang mengerikan terjadi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, pada Senin, 8 Januari 2024.

Sebuah tindak pidana pengeroyokan dilaporkan oleh AAS Mulyadi, dengan korban bernama Endang (46 tahun), seorang buruh yang tinggal di Kampung Kaliwedi, dan pelaku berinisial RM (24 tahun), yang belum bekerja, beralamat di Kampung Rawabolang.

Kejadian ini bermula ketika korban bersama rekannya berada di kantor Sekretariat Pemuda Pancasila (PP) Ranting Mekarjaya. 

Terlapor, yang merupakan anggota ormas BPPKB Banten, mengirim Voice Note yang mengajak aksi tauran dengan ormas PP.

Tak berselang lama, lebih dari 30 orang terlapor menyerang korban dan rekannya di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tindakan brutal terlapor terhadap korban menggunakan tangan kosong, batu, botol, benda tumpul, dan senjata tajam.

Sebagai hasilnya, ketiga korban mengalami luka-luka serius dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Karawang dan Klinik Dimas Medika.

Pelapor, AAS Mulyadi, telah melaporkan kejadian ini ke Polres Karawang.

Wakapolres Karawang, Kompol Prasetyo PN mengatakan, bahwa pelaku akan dijerat dengan Pasal 170 KUHPidana yang mengatur tentang kekerasan terhadap orang atau barang, dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan.

Dalam pengembangan kasus ini, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti, termasuk enam batang potongan bambu dan satu set baju yang digunakan dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Proses penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap motif di balik kejadian ini dan mencari keterlibatan pihak-pihak terkait lainnya.

Diketahui sebelumnya, Dua kelompok Organisasi Masyarakat (Ormas) di Karawang terlibat dalam bentrokan di Dusun Serang Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari pada Senin (8/1/2024).

Bentrokan ini diduga dipicu oleh perseteruan terkait perebutan lahan proyek di Red Doors. ***

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Learn More
Accept !